Senin, 14 Juli 2014

EMOSI SENIMAN

Emosi Pekerja Seni

Menjadi pekerja seni itu relatif berat, khususnya dalam mempertahankan stabilitas emosi jiwa. Konon lagi menapalkan diri sebagai seniman yang sudah mencapai taraf bertanggungjawab terhadap perubahan serta keberlanjutan seni itu sendiri. Dalam kancah kompetisi karya di tahun 2014 ini tidak sedikit orang-orang yang mengakui diri sebagai seniman namun tanpa karya dan kerap menghujat karya pekerja seni lain. Tidakpun para pengaku seniman itu tulus mengakui keunggulan pekerja seni lainnya. Oleh karena itu,  di samping eksis sebagai kelompok pengabdi seni, aku mendefinisikan ada satu status komunitas lagi dalam sistem per-senian ini, yakni pecundang seni. Ukurannya, memperkenalkan karya cipta, kestabilan emosi jiwa, mengekspresikan ketulusan abdi, dan lain sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar