Kamis, 01 November 2012

JEBAKAN GAS

JEBAKAN GAS DI BIREUEN
Razuardi Ibrahim, Ibrahim Ahmad, dan Imran di Jeumpa, 2008

Semburan Gas di Jeumpa, 2008
Pada tahun 2008, tatkala aku menjabat Asisten Ekonomi Pembangunan yang ke dua kalinya, aku dlapori Ibrahim, Kadis Pertambangan Bireuen, bersama stafnya, Imran, bahwa di Kecamatan Jeumpa terdapat semburan gas di permukaan tanah. Lantas bertiga kami bergegas menuju tempat itu, aku lupa nama desa itu, namun aku ingat di situ ada belukar kecil dan persawahan. Aku menyaksikan sepanjang lintasan jalan kaki banyak tanah berlubang rata-rata berdiameter 30 cm dengan lumpur menggelegak. Ada juga yang lebih besar mencapai 2 meter-an. Imran, staf yang berdisiplin ilmu pertambangan menjelaskan kepada kami, bahwa dari ciri-cirinya tanah itu menyemburkan gas. Namun ianya tidak dapat memastikan kasitas gas tersebut. Aku memerintahkan mereka membuat surat ke dinas pertambangan propinsi Aceh, untuk memastikan gejala itu. Dalam dua hari kemudian, tim propinsi-pun tiba. Mereka melakukan uji lapangan dan pengambilan sampel sambil berjanji akan mengirimkan hasilnya dalam dua hari ke depan. Dari laporan yang mereka kirim terinformasikan, bahwa gejala itu hanyalah jebakan gas semata. Aku bergumam kecil, tidak jadi kaya daerahku. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar