Rabu, 14 Agustus 2013

EKONOMI TAPAL BATAS

Peningkatan Ekonomi Kawasan
Melalui Pengadaan
Kawasan Peti Kemas Tamiang
171212

sketsa kaitan rencana depo dengan sistem transportasi


Cerita ini boleh dikatakan masih bersifat angan-angan atau mimpi yang didasari potensi kawasan. Potensi ini dimaksudkan upaya membangun ekonomi kawasan Tamiang yang terletak di tapal batas Aceh dengan Sumatera Utara, yakni posisi geografis strategis. Sebagai pintu gerbang timur Aceh, sudah sepantasnya arus barang yang keluar dari provinsi dikaitkan dengan keberadaan Pelabuhan Belawan sebagai fasilitas ekspor maju dan tak mampu disaingi.

Akibat tujuan ekspor sebagian besar barang dari Sumatera termasuk Aceh adalah Pelabuhan Belawan maka terjadi kejenuhan untuk menempatkan barang pemeriksaan dalam jumlah besar sebelum diekspor dengan kapal. Oleh karenanya, Tamiang sebagai gerbang timur Aceh berpeluang untuk mengambil bagian dalam rangka kerjasama penempatan dan penelitian barang sebelum diangkut ke luar negeri. Barang-barang ekspor dari Aceh menuju Belawan relatif banyak secara hitungan container yang dapat diamati dari lalulintas harian.

Langkah yang harus diambil dalam memperoleh peluang penempatan kawasan peti kemas di Tamiang ini antara lain, pembuatan konsep yang menggambarkan lokasi serta ukuran, akses dalam sistem angkutan sehingga dapat disimpulkan hadirnya kawasan peti kemas Tamiang akan mempermudah aktivitas ekspor impor di Belawan. Dampak lain bagi Tamiang yakni insentif dari kawasan tersebut seperti, lapangan kerja,  pajak atau retribusi, pertumbuhan wilayah, dan lain sebagainya. Penyediaan sistem manajemen yang diperlukan antara lain, keharusan adanya lembaga perizinan ekspor, Bea Cukai, Syahbandar dan lain sebagainya. 

Selanjutnya, perlu dilakukan pembuatan rencana teknis, analisa investasi, amdal, dan lain sebagainya terkait kelayakan kawasan. Goal dari langkah-langkah di atas yakni, memperoleh izin dari pihak berwenang di tingkat nasional. Catatan semrawut ini sebenarnya ingin mengungkap, pengeksploitasian letak geografis strategis Kabupaten Tamiang sebagai bagian dari manajemen ekspor impor Pelabuhan Belawan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar