Senin, 07 April 2014

PENGOLAH PADI

Pengolahan Padi

Pada Senin, 17 Maret 2014, aku menyaksikan suatu pemandangan tentang pengolahan padi di persawahan Blang Malu, Beureuenuen, Kabupaten Pidie. Mesin yang digunakan dapat melakukan pemotongan dan pelepasan bulir padi hingga masuk ke tempat penampungan berupa karung-karung yang disediakan pada alat itu. Aku belum pernah melihat alat pengolah serupa itu dioperasikan di Aceh pada  masa sebelumnya, selain melalui televisi yang mengekspose kinerja sektor pertanian di  luar negeri.  Aku meyakini alat itu baru dipergunakan di persawahan itu, terindikasi dengan ramainya orang-orang menonton atraksi gratis di tepi jalan nasional Banda Aceh-Medan. 

Mesin Panen Padi, Blang Malu, 17 Maret 2014
Dari pengamatanku, banyak langkah kerja pengolahan padi untuk menjadi beras yang diambil alih oleh alat yang relatif canggih dalam ukuran teknologi pasca panen di Aceh tersebut. Beberapa  aktivitas seperti pemotongan, pengangkutan, dan pemisahan bulir dapat dilakukan mesin tersebut dalam waktu bersamaan. Sementara di sawah lain pada kawasan itu juga, terlihat beberapa kelompok masyarakat masih melakukan pekerjaan secara tradisional. Ada perbedaan menyolok di antara dua kondisi tersebut dan jika tidak berlebihan, bolehlah aku berkesimpulan sementara bahwa di tahun 2014 ini telah terjadi revolusi terhadap penanganan pasca panen padi di Aceh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar