Minggu, 06 April 2014

PUISI ITIK JAKARTA

Itik nungging di Hotel Sultan Jakarta, Maret 2014
itik jakarta

jakarta semakin tidak peduli
tidak hanya pada orang kecil
juga pada ternak kampung
tidak terkecuali itik penghias kolam
yang didatangkan dari sekitar
berikut janji gemerlap metropolitan
terikat janji menggiurkan
sumringah moncong oranye panjang tanpa bibir 
hendak menatap ibukota 
yang diceritakan banyak orang

kolam indah menanti
air bening menyenangkan
tiada perintah langsung melompat
meceburkan diri
hari berganti ingkari janji ibukota
tiada makna kolam indah itu
jakarta mendera, penyesalan tiba
hingga menunggingpun makanan tanpa
jakarta, tiada pilih kasih mendera


Tidak ada komentar:

Posting Komentar