Rabu, 10 Juli 2013

DUA PUSARAN

Dua Pusaran

Sejak mulai bekerja di tahun 1989, aku merasakan perlu menyimpulkan keadaan dari perjalanan karirku. Ada dua pusaran yang semestinya dicermati setiap orang. Pertama, pusaran finansial atau uang dan yang ke-dua pusaran masalah. Pusaran finansial dapat dipahami sebagai suatu daerah atau kawasan yang banyak beredar uang melalui berbagai kegiatan ekonomi di situ. Rekanku se-angkatan baik di SMA maupun di fakultas dulu banyak yang berada di pusaran finansial seperti Jakarta, Bali, Arab Saudi dan lain sebagainya. Tidak mengherankan jika mereka memiliki kelebihan dari aspek ini. Artinya, mereka lebih beruntung dalam memilih tempat bekerja.
 
Razuardi Ibrahim, Juni 2013

Satu lagi, pusaran masalah dapat dipahami sebagai suatu daerah atau kawasan yang banyak diterpa berbagai masalah. Ragam masalah boleh berada dalam aspek masyarakat, pemerintah,  alam atau lingkungan. Aku sendiri, mungkin juga beberapa teman, merasakan tidak pernah bekerja atau berdomisili dalam daerah atau kawasan ber-pusaran uang. Namun selalu dalam daerah atau kawasan ber-pusaran masalah. Salah satu dari pusaran masalah itu yakni disclaimer sistem keuangan daerah. Pada gilirannya, aku memaknai anugerah Allah, Tuhan yang menitipkan aku di tempat tertentu. Bukankah mengabdi di tempat bukan pusaran uang namun di dalam pusaran masalah menjadikan kita handal dalam banyak hal. Minimal ungkapan itu relatif dapat berperan untuk menghibur diri dan memperkuat keyakinan kita tentang grand design lain dari Sang Pencipta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar