Kamis, 11 Juli 2013

TRADISI EKONOMI RAKYAT

Mencermati Tradisi Rakyat
 
deretan kios jalan Medan-Banda Aceh
5 Maret 2013

Banyak kios-kios terbengkalai sepanjang jalan Medan-Banda Aceh. Menurut para pedagang di suatu tempat, kios tersebut dibuat pada awal hingga pertengahan tahun 2000-an. Maksud dari pembangunan itu tentu untuk mengakomodir kebutuhan pedagang ekonomi lemah yang memerlukan tempat berjualan layak. Tapi kenyataan di lapangan berbeda dengan maksud yang diceritakan itu. Ada banjaran kios yang kosong terbengkalai selama tahunan, sementara di sebelahnya kios buah lusuh yang beroperasi sejak lama masih dimanfaatkan para pedagang tempatan. Kondisi fenomenal ini tentu memerlukan pencermatan lanjutan agar pemandangan mubazir ini bisa terungkap dan terperbaiki. Pilihan kebutuhan untuk ekonomi kerakyatan memang perlu pendekatan tertentu. Tidak serta merta tempat berjualan yang dianggap kumal, jelek, tidak layak atau konotasi negatif lainnya, dapat diterjemahkan ke dalam tindakan proyek fisik tertentu. Secara simpel, dapat dilakukan pencermatan tradisi para pedagang kecil di situ tanpa harus intervensi keinginan dari pihak pemerintah setempat. Terlebih lagi jika upaya yang dilakukan bernuansa project oriented. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar