Jumat, 19 Juli 2013

REHAB DAN RESTO

Rehab dan Resto
 
Rachmat, 2013

Aku mendengar beberapa pengalaman kerja Rachmat sejak tahun 1970-an. Ia sering diminta pihak tertentu untuk membuat maket bangunan bersejarah, salah satunya kompleks Kerkhof Banda Aceh. Tidak itu saja, ada juga bangunan kuno yang direstorasinya. “Sebenarnya bukan restorasi, tetapi rehabilitasi,” kata Rachmat.  Beda rehabilitasi dengan dengan restorasi cukup mendasar. Rehabilitasi hanya sebatas memperbaiki kondisi kerusakan, sementara restorasi merupakan upaya mengembalikan objek kepada kondisi sediakala. Oleh karenanya, dalam upaya restorasi biasanya membutuhkan biaya yang tinggi karena mebutuhkan, maket, model bahkan mock-up dengan melibatkan para pakar yang lebih beragam. Menurut Rachmat, di Aceh mestinya banyak peninggalan sejarah yang direstorasi. “Namun karena banyak kawan-kawan yang kurang paham sehingga banyak bangunan kuno di sini dibongkar. Salah satunya gazebo di Taman Sari,” katanya menyesali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar