Minggu, 14 Oktober 2012

BANDAR BARU

Desa Bandar Baru, Banda Aceh dibangun pada tahun 1958 saat Gubernur Aceh Ali Hasymi. Kompleks perumahan pegawai negeri sipil ini terdiri dari perumahan pegawai P dan K, Pemda, Kantor Agama dan Keuangan. Lahan perumahan tersebut sebelumnya sawah dan tebat. Jumlah rumahnya pun tidak terlalu banyak, yakni sekitar 300 rumah. Kepala Desa pada masa awal terbentuknya Desa Bandar Baru ialah Ayah Chek Zainal Abidin. Kontraktor pelaksana Pembangunan kompleks perumahan ini ialah CV Bukit Baro. Kesulitan utama di tempat ini adalah ketersediaan air bersih, karena lahan di sini berair asin. Kebutuhan air bersih hanya disuplai dari sumur bor yang pernyalurannya bergilir hanya cukup untuk air minum saja. Untuk menambah kebutuhan air di rumah rumah, biasanya penduduk lamprit, nama lain Bandar Baru harus mengambil dengan gerobak atau kendaraan lain. Kawasan ini baru menikmati bebasnya air bersih pada tahun 1978, dalam pengertian pipa distribusi telah menjangkau seluruh perumahan penduduk. Meskipun melelahkan hidup di desa gersang, namun banyak pemimpin daerah yang dilahirkan dari kesusahan itu. Beberapa nama yang tercatat sebagai pimpinan daerah antara lain,

  1. Abdul Gafur Akhir, Bupati Aceh Selatan
  2. T Ali Basyah, Walikota Sabang
  3. Saham Hasymi, Bupati Aceh Barat
  4. AK Abdullah, Buapati Aceh Barat
  5. T Abdullah Yakob, Bupati Aceh Utara
  6. T Oesman Yacob, Walikota Banda Aceh
  7. Harlem Ali, Walikota Sabang
  8. Oesman Efendi, Walikota Sabang
  9. Buk hari Isaq, Buapati Aceh Tengah
  10. Ridwansyah, Bupati Aceh Selatan
  11. Zainal Abidin, Bupati Aceh Selatan
  12. Ramli Ridwan, Bupati Aceh Utara
  13. Karimuddin Hasybullah, Bupati Aceh Utara
  14. Tarmizi Karim, Bupati Aceh Utara
  15. Abdullah Yahya, Bupati Pidie
  16. Yusuf Walad, Walikota Sabang
  17. Sofyan Harun, Walikota Sabang
  18. Ayub Yusuf, Bupati Aceh Timur
  19. Maksalmina Ali, Bupati Aceh Selatan
  20. Makmur Saputra, Bupati Aceh Selatan
  21. Syarifuddin Latief, Walikota Banda Aceh
  22. Zaman Usmanuddin, Bupati Aceh Timur
  23. Bus tari Mansur, Walikota Sabang
  24. Illiza Saaduddin Jamal, Wakil Walikota Banda Aceh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar