Senin, 08 Oktober 2012

THESIS MAGISTER TEKNIK SIPIL


Wisuda 2005 setelah Tsunami 26 Desember 2004

yudicium, awal 2005



KATA PENGANTAR



Mengantar karya tulis ini dengan segenap khidmat penulis memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT tuhan pemilik alam semesta, dan tak lupa pula salawat beriring salam kepada pelopor ilmu pengetahuan dunia Nabi Muhammad SAW yang sepanjang hayatnya mengabdikan diri kepada penyampaian informasi untuk kemashlahatan umat manusia.
Penulis menyadari bahwa sebagai manusia persembahan karya tulis berupa tesis ini sekedar penuangan pengetahuan dan ilmu yang amat sedikit yang diberikan Allah SWT dibandingkan dengan ilmu yang dimilikiNya. Namun dengan ilmu dan pengetahuan yang sedikit ini pula penulis mencoba menuangkan dalam bentuk sajian tesis yang berjudul :

“ PENGARUH OPTIMASI INFILTRASI BERDASARKAN TATAGUNA LAHAN DI KOTA BANDA ACEH TERHADAP KENAIKAN MUKA AIR TANAH ”.

Uraian-uraian dalam membahas judul tersebut bermaksud untuk memaparkan perilaku penggunaan lahan dan dampak yang ditimbulkan ditinjau dari aspek keseimbangan sistem tata air di Kota Banda Aceh yang didasari konsep hidrologi  dengan menggunakan data hasil penelitian yang pernah dilakukan institusi atau perorangan sebelumnya. Bersamaan dengan itu untuk memberikan ilustrasi yang lebih kongkrit uraian yang disajikan dilengkapi dengan  tabel-tabel, grafik-grafik, dan gambar-gambar sebagai wujud hasil analisis data.
Akhirnya sebuah pengakuan dari  penulis bahwa karya tulis ini masih jauh dari titik kesempurnaan dan hanya kepada Allah SWT jualah penulis berserah diri dengan memohon keampunanNya. Amiin.



Banda Aceh, 09  Desember  2004

                                                                        Penulis,


                                                                        Razuardi
           NIM : 0292060025





PENGARUH OPTIMASI INFILTRASI BERDASARKAN
TATAGUNA LAHAN DI KOTA BANDA ACEH TERHADAP
KENAIKAN MUKA AIR TANAH

Oleh  :  Razuardi
NIM  :  0292060025


Pembimbing :
1.      Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC
2.      Ziana, ST, MT


ABSTRAK


Perkembangan infrastruktur Kota Banda Aceh pada tahun 2010 cenderung memperkecil kemampuan lahan untuk melakukan penyerapan air hujan sehingga diperlukan suatu kajian untuk mengungkap persoalan air tanah yang terjadi di kota seluas 61,36 Km2 ini. Data hasil penelitian terdahulu merupakan bahan analisa yang diproses melalui pendekatan formulasi hidrologis dengan mengacu pada kondisi tataguna lahan tahun 1990 didasari argumentasi bahwa lahan terbuka mendominir pemanfaatan ruang kota ketika itu. Upaya teknis optimasi infiltrasi   terhadap tataguna lahan tahun 2010 memberi informasi tentang ketidakmampuan lahan dalam mempertahankan tinggi muka air tanah seperti yang terjadi pada tahun 1990. Analisis terhadap fenomena ini menghasilkan nilai rata-rata bulanan untuk tiga parameter utama penelitian yaitu, jumlah infiltrasi (F), volume air terserap (Qr), kenaikan muka air tanah (M.A.T), dan satu parameter luas bidang resapan (A) masing-masing pada tahun 1990, 2010, dan tahun 2010 setelah optimasi. Sesuai tahun tinjauan, secara berturut-turut perolehan nilai akhir analisis adalah, 46,0726 mm, 37,3780 mm, dan 41,913959 mm untuk besaran infiltrasi, sementara besaran nilai volume air resapan yang diperoleh adalah, 2.212.139,031 m3, 1.133.454,21 m3, dan 1.740.226,076 m3. Kenaikan muka air tanah masing-masing menunjukkan besaran 0,450647618 m, 0,230902503 m, dan 0,35451151 m, sedangkan bidang resapan memperlihatkan nilai berturut-turut seluas 48.014.200 m2, 30.324.100 m2, dan 41.519.009,84 m2.


Kata Kunci  :  Lahan resapan, Infiltrasi, Volume resapan, Muka air tanah.







INFILTRATION OPTIMIZATION EFFECT ON LAND UTILIZATION IN BANDA ACEH CITY ON WATER SURFACE ESCALATION


By  :  Razuardi
Student Number  :  0292060025



Promotors         :
1.      Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur YBC
2.      Ziana, ST, MT


ABSTRACT



Banda Aceh City infrastructure development toward year 2010 tend to shrinkage land ability for absorbing rain water so that it needs for a study on exposing soil water that exists in so 61,36 Km2 area wide. Data of  research that have been done before act as analysis matters which is proceed by hydrology formulation approach referring to land utilizing condition in year 1990 based on an argument that open land dominates big part of city area utilization in that time. Technical efforts of infiltration optimization on land utilization toward year 2010 give information about land inability in holding soil water surface as it happened in year 1990. The analysis for this phenomenon yields monthly avarage value for three main parameters of research. They are, infitration sum (F), absorbed water volume (Qr), soil water surface escalation (WL), and one other parameter for absorption area wide (A) each of them in year 1990, 2010, and 2010 after optimization. According to year reviewed, analysis last valve achieved are, 46,0726 mm, 37,3780 mm, and 41,913959 mm for infiltration value, meanwhile the valve for water absorption that found are, 2.212.139,031 m3, 1.133.454,21 m3, and 1.740.226,076 m3.  The soil water surface escalation each shows value of 0,450647618 m, 0,230902503 m, and 0,35451151 m, meanwhile absorption area wide show value of 48.014.200 m2, 30.324.100 m2, and 41.519.009,84 m2.


Keyword  :  Land absorption, Infiltration, Absorption volume, soil water surface.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar